Skip to main content

Kasih..

Kasih
dan yang paling besar di antaranya adalah Kasih

1 Korintus 13 : 13

Saya tertarik dengan hidup Catherine Lawes. Ia memberikan diri untuk melayani narapidana di penjara Sing Sing. Sekalipun setiap orang mengingatkan dia untuk tidak menginjakkan kaki di penjara, apalagi melayani mereka, Catherine tetap pada panggilannya. Ia begitu tekun mengajarkan huruf braille kepada salah seorang Napi yang kena kasus pembunuhan. Ia mengajari bahasa isyarat kepada napi yang cacat pendengaran. Selama enam belas tahun Catherine Lewis melembutkan hati para Napi yang keras dan kasar.

Satu hari Catherine tidak terlihat di penjara, mereka langsung merasa ada yang kurang pada hari itu. Merekapun terkejut ketika mendengar kalau Catherine meninggal karena kecelakaan. Mereka langsung berlari di depan pintu gerbang utama. Setiap tahanan berdesakan di pagar, ingin lebih dekat dengan jenazah Catherine yang berada 1 kilometer dari penjara. Mereka diam seribu bahasa dan mata mereka basah oleh air mata. Melihat hal itu, Sipir penjara melakukan hal yang luar biasa, memberikan waktu untuk mereka melayat ke rumah duka, tanpa pengawasan dan pengawalan. Tapi yang lebih luar biasa lagi, setelah mereka memberikan penghormatan kepada Catherine, mereka semuanya kembali !!!.

Hanya kasih sejatilah yang biasa mengubah seseorang. Seseorang dengan temperamen sekeras apapun bisa dilembutkan oleh kasih. Seseorang yang jahat sekalipun bisa diubahkan menjadi baik karena kasih. Seseorang yang Luka bisa disembuhkan karena kasih. Seseorang yang menolak diri sendiri bisa menerima keberadaan dirinya karena kasih. Seseorang yang kehilangan semangat bisa memiliki pengharapan karena seseorang yang dengan penuh kasih memberikan tepukan di pundaknya!.

Itu sebabnya Tuhan menempatkan kasih lebih penting dari segala-galanya, bahkan lebih penting dari karunia sehebat apapun, lebih penting dari talenta sedahsyat apapun juga. Firman Tuhan menulis tentang Iman, Pengharapan dan kasih. lalu di bagian terakhir dikatakan, yang paling besar diantaranya adalah kasih!!! Apakah kita sudah hidup di dalam kasih ??? Apakah ada kasih yang hari ini kita bagikan kepada orang orang yang kita jumpai ??? sesungguhnya tidak ada yang lebih berarti dalam hidup ini selain membagikan kasih! . (era)

Hanya kasih sejatilah yang bisa mengubah kehidupan seseorang.


Note : Mungkin dalam hidup kita, kita sering disakiti atau diperlakukan orang dengan semena2, entah dalam pekerjaan/Cinta/Keluarga/Hidup/Tempat Ibadah kita, tapi jangan biarkan dendam ada di hati kita, Apa bedanya kita dengan mereka bila kita melakukan hal yang sama. jadi Biarkan kasih kita yang akan melembutkan mereka...............GOD BLESS YOU ALWAYS.....

Comments

Popular posts from this blog

Mengusik Guru Sekolah Minggu

Facebook Twitter Pinterest WhatsApp Share Kekaguman saya kepada Guru Sekolah Minggu (GSM) tiada hentinya. Betapa tidak? Pengajaran di Sekolah Minggu (SM) pada Anak Sekolah Minggu (ASM) seringkali begitu melekat sampai ke usia dewasa dan lanjut usia. Banyak orang dewasa yang beriman SM. Para pendeta dan teolog tampaknya kurang sanggup membangun kelanjutan pengajaran GSM dalam mendewasakan iman jemaat. Sementara kekaguman berlanjut, saya menjadi ambigu; sebab di satu pihak saya pernah menjadi GSM selama 15 tahun karena itu saya ikut bangga, di lain pihak saya menjadi pendeta selama 40 tahun karena itu saya ikut sedih. Saya tak dapat menahan diri untuk tidak ‘mengusik’ rekan-rekan GSM yang saya cintai. Mereduksi Trinitas Di banyak SM, banyak GSM mengajarkan anak-anak berdoa kepada Yesus atau Tuhan Yesus. Hasil pengajaran ini terus hidup di sana sini termasuk dalam diri penatua dan pendeta. Tradisi berdoa kepada Yesus bukanlah tradisi yang selaras dengan pengakuan iman kita. Da...

Tips Mendisiplinkan Anak

Tips Mendisiplinkan Anak Sumber :  http://ellenpatricia.com/?p=30 Frase “mendisiplin anak” merupakan salah satu frase yang paling banyak disalahartikan. Tidak sedikit orang yang menyamakan makna frase tersebut dengan memberikan hukuman fisik kepada anak. Sesungguhnya, makna “mendisiplin anak” tidaklah sesempit itu. “Mendisiplin anak” mengandung arti melakukan tindakan yang direncanakan untuk menolong anak-anak mempelajari perilaku yang baik. Untuk mempraktekkan disiplin dalam arti yang demikian, jauh lebih sulit dibandingkan sekedar menghukum anak secara fisik, karena tersirat dalam makna tersebut adalah prioritasnya pada tujuan yang ingin dicapai, yaitu menolong anak-anak mempelajari perilaku yang baik, bukan pada bentuk tindakan disiplin yang diambil. Dengan demikian, bentuk tindakan yang dapat dipilih untuk mencapai tujuan tersebut bisa berbagai macam. Untuk dapat mendisiplinkan anak dengan efektif, umumnya ada tiga hal utama yang perlu diperhatikan orangtua, sebagai berikut :...

IRI HATI MEMBUAT TUMPUL PERASAAN - Pudjianto P

IRI HATI  MEMBUAT TUMPUL PERASAAN (Belajar dari kehidupaan Yusuf) Kejadian 37:1-24 Pengalaman di negeri orang, jika bertemu sesama dari negeri sendiri, rasanya seperti  bertemu dengan saudara, dan akhirnya berujung persaudaraan yang melebihi saudara kandung sendiri.  Namun apa yang diungkapkan dalam  firman Tuhan ini khususnya dari ayat 18,  adalah merupakan kenyataan pahit yang terjadi akibat dari perasaan iri hati yang tidak diredakan. Iri hati yang dipelihara dan dibesar-besarkan sehingga menumbuhkan kebencian, yang berujungkan nafsu untuk membunuh. “Dari jauh ia telah kelihatan kepada mereka. Tetapi sebelum ia dekat pada mereka, mereka telah bermufakat mencari daya upaya untuk membunuhnya”.(ayat 18).  Nafsu untuk membunuh itu timbul ketika mereka dalam hal ini kakak-kakak Yusuf melihat Yusuf dari jauh. Mereka bermukat untuk menghilangkan Yusuf dari antara mereka dengan cara membunuh. Hanya Ruben karena sebagai anak sulung ingin menyelamatkan Y...